Jumat, 12 Desember 2008...10:06

Jalan Setapak untuk Merdeka

Lompat ke Komentar

tinggal menunggu waktu yang tepat, dan aku akan mulai menulis sebuah novel. yah, novel. yang ada di benakku, novel itu akan bercerita tentang 2 orang wartawan di tahun 45 di indonesia. setelah proklamasi usai, mereka ikut bergerilya bersama para pejuang untuk mengukuhkan kemerdekaan yang banyak dihalang2i oleh pihak sekutu. di awal keberangkatan, mereka kemudian berpisah mengikuti rombongan yang berbeda. setelah 4 tahun berlalu, sekembalinya ke ibu kota, ternyata mereka tidak bisa bertemu. salah satu dari mereka tewas terkena tembakan di medan perang.

novel ini akan bercerita mengenai peperangan di era awal2 kemerdekaan dari kacamata seorang jurnalis. kisah persahabatan 2 orang pemuda di medan perang, akan menghiasi setiap jengkal cerita peperangan tersebut. dan kemaren, setelah melalui kontemplasi yang cukup panjang, “jalan setapak untuk merdeka” merupakan judul yang kupilih untuk novel ini.

meskipun begitu, tidak mudah membuat novel ini. yang harus kulakukan adalah menggali setiap penggalan catatan sejarah di 3 tahun awal kemerdekaan. apa yang terjadi, seperti apa keadaannya, daerah mana saja, dan pasukan mana saja yang berkiprah. tentunya ini membutuhkan kajian sejarah yang cukup serius agar novel ini sedikit hidup. mudah2an bisa terwujud.

Tinggalkan Balasan